Jangan Pernah Kembali Pada Pemberi Luka!!!
Jangan Pernah Kembali Pada Pemberi Luka, Ingat Menyembuhkan Tak Semudah Melukai
Mustahil kalian semua ngga kepengen punya doi idaman, bisa ngasih kebahagiaan, dan kalian bisa dapet perhatian setiap waktunya. Tapi itu semua tidak mudah. Gue pernah denger pepatah kuno yang bilang, pasangan kita cerminan dari diri kita. Jadi intinya jika kalian kepengen punya doi sesuai kriteria diatas menurut gue, kita harus memperbaiki diri agar memiliki doi yang seperti itu mudah untuk kita raih.
Dan buat kalian yang saat ini sudah meraihnya bisa dibilang sudah memiliki doi seperti kriteria diatas maka bersyukurlah, karena banyak orang yang ingin seperti kalian. Gue saranin kalian jangan pernah gelap mata, lirik yang cantik atau yang gantengan dikit langsung diembat, langsung dideketin, sampe-sampe yang lama dilupain. Jangan sampe keterlaluan seperti itu ya guyssssss!
Kalian harus saling menjaga, saling menguatkan, ingat bagaimana pas awal kalian deket. Lihat perjuangan pasangan kalian pas lagi PDKT hingga saat ini. Apa iya itu akan gampang tergantikan hanya dengan raut wajah? (jawab dihati aja)
Siapa sih yang ngga mau langgeng sama doi nya? langgeng hubungannya, langgeng perhatiannya langgeng semuanya yang bikin kalian sama doi bahagia. Ya walaupun dalam hubungan tak melulu soal kebahagian.
Juga untuk kalian yang mungkin saat ini sedang menjomblo karena baru putus sama si doi atau bahkan si doi nya malah ngilang tiba-tiba. maka BERSABARLAH. Tadi kan udah dibilang diatas, hubungan itu tak melulu soal kebahagian pasti ada aja hal yang membuat kita sedih karena tersakiti. Jadikan kesakitan itu pelajaran. Evaluasi semuanya. Jangan pernah mengemis cinta hanya untuk ingin mendapatkan cintanya lagi. Sudah saatnya kalian buka mata? mungkin 3 dari 10 orang diantara kita sering mencobanya lagi, its oke wajar manusiawi, karena mungkin mereka sangat mencintai si doi. Tapi ayolah waktu kalian singkat! sangat singkat! tak harus selalu memperdulikan hal yang kelam, jadikan itu sebagai catatan sejarah hidup. Masa kalah sama Negara, Negara aja punya catatan sejarahnya dan belajar dari situ buat lebih maju lagi. Masa kalian ngga?
Cukup sampai detik ini untuk berharap kembali kepada sang pemberi luka. Karena apa? karena menyembuhkan tak semudah melukai guys. Berpikirlah dari situ, dengan gampangnya si doi mengoreskan luka, tanpa ia mau bertanggung jawab untuk menyembuhkannya lagi. So, jika luka itu ingin lekas sembuh, carilah yang lain atau dengan membiasakan diri dengan kesendirian untuk sementara, tanpa pernah terlintas lagi dalam pikiran untuk kembali dengan yang lalu.
Semoga kita semua mendapatkan kebahagiaan yang dari dulu emang diharapkan. Jangan pantang menyerah dan selalu tersenyum.
Yang setuju boleh comment and share.
Salam Pecinta tulisan.

kasih tau dong jang contoh2 doi idaman
ReplyDeletecontohnya sudah ada diisi tulisannya. Hehehe
ReplyDelete